Kenaikan biaya lisensi video meeting per host setiap tahun mulai jadi beban tersendiri bagi perusahaan menengah di Indonesia yang jumlah karyawannya terus bertambah. PT Engine Solusi Pintar Nusantara (ESPN), perusahaan teknologi yang berkantor di Kabupaten Badung, Bali, sedang menyiapkan peluncuran Ruangmiting, platform video meeting berbasis WebRTC yang dipasang langsung di server kantor sendiri.

Biaya per Host yang Terus Bertambah

Model bisnis layanan video meeting kebanyakan menghitung biaya per host, bukan per perusahaan. Artinya, semakin banyak divisi yang butuh akun host sendiri, semakin besar tagihan bulanan atau tahunan yang harus dibayar. Untuk perusahaan menengah yang sedang menambah tim atau membuka cabang baru, pola ini membuat anggaran teknologi jadi sulit diprediksi. Belum lagi masalah lain yang sering muncul: rapat terputus otomatis di menit ke-40 pada paket gratis, serta rekaman dan riwayat chat internal yang tersimpan di server milik pihak ketiga.

Ruang Meeting yang Dikelola Sendiri

Ruangmiting diposisikan sebagai "ruang meeting kantor sendiri" — aplikasi video conference yang berjalan di infrastruktur milik perusahaan, bukan menyewa layanan pihak luar. Video dan audio mengalir langsung antar-peserta secara peer-to-peer, tanpa transit lewat server tambahan. Karena berbasis WebRTC, standar terbuka untuk komunikasi audio-video di browser, peserta rapat tidak perlu memasang aplikasi atau plugin apa pun. Informasi lengkap mengenai rencana peluncurannya bisa dipantau melalui situs resmi ESPN, sementara domain yang disiapkan untuk layanan ini adalah ruangmiting.com.

Cara Pakai: Tiga Langkah Sederhana

Sebelum masuk ruang, peserta akan melewati layar persiapan berisi pratinjau kamera, meter mikrofon yang bergerak secara realtime, tes speaker, dan pilihan perangkat yang akan diingat sistem untuk pemakaian berikutnya.

Fitur di Dalam Ruang

Selama rapat berlangsung, tersedia tampilan sorot dan tampilan kisi (grid), chat yang tersimpan, reaksi emoji, screen share, serta opsi pin hingga 3 video sekaligus. Indikator kualitas sinyal juga ditampilkan agar peserta tahu kondisi koneksinya. Tidak ada batas durasi rapat dan tidak ada batas jumlah meeting yang bisa dibuat — jadi tidak ada pemutusan otomatis di tengah diskusi seperti yang biasa terjadi pada paket gratis layanan lain.

Kontrol Host dan Keamanan Data

Host memegang kendali penuh: bisa mute/unmute satu peserta atau semua sekaligus, mematikan kamera peserta tertentu, mengeluarkan peserta, mengunci ruang agar tamu baru ditolak masuk, dan mengatur pin video yang berlaku serentak untuk seluruh peserta. Setiap perintah host diverifikasi ulang di server, bukan sekadar tombol di tampilan, dan ada penyaring perintah duplikat selama 30 detik untuk mencegah kesalahan input berulang.

Dari sisi keamanan, akses ruang mewajibkan login dan link unik. Password disimpan dengan bcrypt cost factor 12, sementara media audio-video dienkripsi dengan DTLS-SRTP, standar enkripsi yang memang menjadi bawaan wajib WebRTC.

Rekaman Tersimpan di Perangkat Sendiri

Fitur rekaman Ruangmiting menangkap seluruh grid peserta, bukan hanya satu orang, dengan resolusi 1280×720 pada 30 fps, format .webm berkodek VP9 dan Opus. File rekaman langsung terunduh ke komputer perekam dan tidak pernah dikirim ke server mana pun, lengkap dengan judul meeting, tanggal, dan nameplate setiap peserta. Susunan grid diatur otomatis: satu kolom untuk satu orang, dua kolom untuk 2-4 peserta, dan tiga kolom untuk 5 peserta atau lebih, sementara layar yang dibagikan tetap ditampilkan utuh tanpa terpotong.

Status Peluncuran

Hingga artikel ini ditulis, Ruangmiting masih dalam tahap pra-rilis dan belum dibuka untuk publik. ESPN merencanakan infrastruktur layanan ini berjalan di server dalam negeri. Bagi perusahaan menengah yang ingin memangkas biaya lisensi per host sambil menjaga kendali penuh atas data rapat, perkembangan peluncuran Ruangmiting layak dipantau melalui kanal resmi perusahaan.