PT Engine Solusi Pintar Nusantara (ESPN), perusahaan teknologi yang berkantor di Kabupaten Badung, Bali, sedang menyiapkan peluncuran Ruangmiting, platform video meeting berbasis WebRTC yang dipasang langsung di server kantor pengguna. Produk ini disiapkan sebagai jawaban atas keluhan yang selama ini muncul di perusahaan menengah: biaya lisensi per host yang terus naik setiap tahun.

Beban Lisensi yang Terus Bertambah

Bagi perusahaan menengah yang sedang tumbuh, jumlah karyawan yang butuh akses meeting online biasanya ikut bertambah. Masalahnya, sebagian besar layanan video conference memakai skema lisensi per host. Setiap kali ada penambahan tim atau divisi baru, biaya bulanan ikut naik. Belum lagi rapat yang terputus otomatis di menit ke-40 pada paket gratis, atau kekhawatiran soal rekaman dan chat internal yang tersimpan di server pihak ketiga tanpa kendali penuh dari perusahaan.

Apa yang Ditawarkan Ruangmiting

Ruangmiting diposisikan sebagai "ruang meeting kantor sendiri" — aplikasi video meeting yang dipasang di server milik perusahaan, bukan menyewa layanan pihak ketiga. Video dan audio mengalir langsung antar-peserta secara peer-to-peer memakai WebRTC, standar terbuka untuk komunikasi audio-video di dalam browser sehingga peserta tidak perlu memasang aplikasi atau plugin tambahan. Informasi resmi mengenai rencana peluncurannya disampaikan lewat situs perusahaan ESPN, sementara domain yang disiapkan khusus untuk produknya adalah ruangmiting.com.

Tidak ada batas durasi rapat dan tidak ada batas jumlah meeting yang bisa dibuat. Artinya, tidak ada pemutusan otomatis di menit ke-40 seperti yang biasa dialami pengguna paket freemium layanan lain.

Cara Pakai: Tiga Langkah

Sebelum masuk ke ruang, ada layar persiapan berupa pratinjau kamera, meter mikrofon yang bergerak realtime, tes speaker, dan pilihan perangkat yang tersimpan untuk sesi berikutnya.

Fitur di Dalam Ruang

Untuk kontrol rapat, host bisa mute/unmute satu orang atau semua peserta sekaligus, mematikan kamera peserta tertentu, mengeluarkan peserta, mengunci ruang agar peserta baru ditolak masuk, serta mengatur pin video yang berlaku serentak untuk semua orang di ruang tersebut. Setiap perintah host diverifikasi ulang di server, bukan sekadar tombol di tampilan, dan ada penyaring perintah duplikat selama 30 detik untuk mencegah eksekusi ganda.

Rekaman Tanpa Server Pihak Ketiga

Fitur rekaman pada Ruangmiting merekam seluruh grid peserta, bukan hanya satu orang yang bicara. Resolusinya 1280×720 dengan 30 fps, memakai format .webm berkodek VP9 dan Opus. File langsung terunduh ke komputer perekam dan tidak pernah dikirim ke server, lengkap dengan judul meeting, tanggal, dan nameplate tiap peserta. Susunan gridnya otomatis: satu kolom untuk satu orang, dua kolom untuk 2-4 peserta, dan tiga kolom untuk 5 peserta atau lebih. Layar yang dibagikan tetap tampil utuh tanpa terpotong.

Soal Keamanan dan Infrastruktur

Masuk ke ruang Ruangmiting wajib login dan memakai tautan unik. Password pengguna disimpan dengan bcrypt cost factor 12, sementara media rapat dienkripsi memakai DTLS-SRTP yang merupakan bawaan wajib dari WebRTC. Infrastrukturnya sendiri direncanakan berjalan di server dalam negeri, sejalan dengan kebutuhan perusahaan yang ingin data rapatnya tidak berpindah ke luar negeri.

Masalah yang Umum DihadapiPendekatan Ruangmiting
Rapat terputus di menit ke-40Tanpa batas durasi dan jumlah meeting
Biaya lisensi per host naik tiap tahunServer dipasang sendiri di kantor
Rekaman tersimpan di server pihak ketigaRekaman terunduh langsung ke komputer perekam

Sampai saat ini, Ruangmiting masih berada dalam tahap persiapan peluncuran dan belum dirilis ke publik. Perusahaan menengah yang ingin memantau perkembangannya bisa mengecek informasi resmi lewat situs perusahaan ESPN sebelum produk ini resmi tersedia untuk digunakan.